II. KONDISI UMUM
2.1. Kondisi Umum
Dinamika
pembangunan masyarakat Desa Sassa menunjukkan pertumbuhan yang positif,ditandai
keberhasilan pembangunan yang mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
Memasuki era globalisasi dan seiring dengan semakin meningkatnya pengetahuan
masyarakat akan hak – haknya, serta meningkatnya kebutuhan yang semakin
kompleks merupakan tantangan bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan capaian
hasil pembangunan. Untuk mengantisipasi berbagai permasalahan, tantangan serta
perkembangan di masa kini dan masa depan diperlukan perencanaan yang jelas
terarah dan partisipatif.
Kondisi
yang diharapkan di masa depan tidak terlepas dari pencapaian sasaran – sasaran
dan tujuan- tujuan pembanguna secara efektif. Seiring dengan itu, upaya terus
menerus tetap diarahkan untuk mengatasi tantangan dan hambatan pembangunan desa
guna mewujudkan kondisi yang diharapkan
dan kondisi saat ini modal dasar atau bahan untuk perencanaan yang akan
menentukan keberhasilan.
2.2. Keadaan Georafis
Desa Sassa Kecamatan
Baebunta berada di wilayah administratif Kabupaten Luwu Utara dengan luas
wilayah..........m2,yang terdiri dari 10 Dusun. Jarak dari kantor desa ke
Ibukota kecamatan adalah 7 Kilometer, ke Ibukota kabupaten berkisar 18
kilometer.Dilihat dari wilayah administrasi, Desa Sassa berbatasan dengan :
Sebelah Utara ;
Kecamatan Rampi.
Sebelah Selatan :
Desa Sabbang
Sebelah Barat :
Desa Salama dan Desa Malimbu
Sebelah Timur :
Kelurahan Salassa dan Desa Baebunta.
Secara
georafis, Desa Sassa adalah merupakan wilayah pegunungan /dataran dengan
ketinggian 50 – 200 MDPLyang terdiri dari persawahan ,perkebunan dengan di
suplai oleh 2 sungai yaitu sungai Bee dan Sungai Baebunta, sedangkan untuk
wilayah perkampungan terpisah- pisah satu dengan yang lainnya dimana ada 6
dusun yang sangat sulit di jangkau karena akses jalan yang tidak memadai dan
berada di daerah pegunungan.
2.3. Sosial Budaya
Wilayah
Desa Sassa didiami beberapa etnis diantaranyan :
-
Etnis Limola yang bermukim di Dusun Sassa, Dusun
Makumpa dan sebahagian berada di Dusun Salulanggara dan Dusun Sabbangloang
-
Etnis Rongkong, mendiami Dusun Sabbangloang dan
Dusun Salulanggara.
-
Etnis Rampi mendiami Dusun Pulao dan Dusun
Kumbari, dan
-
Etnis Jawa, Lombok dan Bali adalah merupakan
Transmigrasi yang mendiami UPT Buso.
Dari beberapa etnis diatas memiliki bahasa masing – masing
sebagai bahasa daerah untuk itu bahasa indonesia merupakan alat pemersatu dalam
berkomunikasi.
Dalam
melestarikan dan mengembangkan kebudayaan leluhur masyarakat Sassa masih mempertahankan budaya nenek
moyang mereka dan itu bisa dilihat dalam kehidupan sehari – hari dengan masih
terpeliharanya susunan pemangku adat di masing- masing etnis seperti Balailo (
Pemangku adat tertinggi Etnis Sassa ), Tokey ( Pemangku Adat Rampi ) dan To’Siaja
( Pemangku Adat Rongkong sebagai perpanjang tanfgan dari Tomakaka Rongkong ).
Secara umum masyarakat desa Sassa masih mempertahan kan Budaya Gotong Royong
dalam membangun,memelihara sarana umum dan membangun rumah .
2.4. Penduduk
Jumlah
penduduk Desa Sassa sampai dengan akhir tahun 2013 sebesar ............jiwa
dengan kepadatan penduduk ........./ kilometer persegi. Sedangkan laju
pertumbuhan penduduk .............%. Hal ini menunjukkan bahwa laju pertumbuhan
penduduk bisa di tekan.
Jumlah
penduduk, Laju pertumbuhan penduduk dan kepadatan penduduk di Desa Sassa 2014
dapat dilihat pada tabel berikut :
2.4.1. Jumlah Penduduk
JUMLAH PENDUDUK DESA
SASSA
TAHUN 2012 – 2014
Tabel.2.4.1
|
NO
|
|
JUMLAH
JIWA
|
Kepala
Keluarga
|
|
1
|
Dusun Sabbangloang
|
|
|
|
2
|
Dusun Salulanggara
|
|
|
|
3
|
Dusun Makumpa
|
|
|
|
4
|
Dusun Sassa
|
|
|
|
5
|
Dusun Kumbari
|
|
|
|
6
|
Dusun Pulao
|
|
|
|
7
|
Dusun Selaparan
|
|
|
|
8
|
Dusun Sedayu
|
|
|
|
9
|
Dusun
|
|
|
|
10
|
Dusun
|
|
|
|
|
JUMLAH
|
|
|
2.4.2.Jumlah Penduduk berdasarkan Umur.
PENDUDUK DESA SASSA
MENURUT UMUR
TAHUN 2012 – 2014
|
|
|
0 – 05 Tahun
|
|
6 – 12 Tahun
|
|
13 – 25 Tahun
|
|
26 – 35 Tahun
|
|
36 – 50 Tahun
|
|
Lebih 50 Tahun
|
|
Jumlah
|
2.5. Kesehatan
Kesehatan
adalah merupakan faktor yang sangat perlu diperhatikan dalam upaya mewujudkan
masyarakat yang handal, dimana kesehatan bukan hanya kesehatan jasmani saja
akan tetapi harus didukung pula oelh kesehatan lingkungan.
Kesehatan
masyarakat dipengaruhi oleh kesadaran dan akses atau fasilitas yang tersedia.
Untuk memenuhi peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat, terdapat 7
Posyandu,1 Pustu dan 2 Poskesdes dengan tenaga kesehatan 3 Bidan Desa.
Untuk pelayanan kesehatan masyarakat yang sakit, tersedia
Puskesmas yang berlokasi di Kecamatan dengan jarak dusun terjauh 12 kilometer
dan terdekat 2 kilometer.Bagi masyarakat yang memerlukan perawatan intensiuf
tersedia Rumah Sakit yang berada di Ibukota Kabupaten.
2.6. Pemuda dan Olah Raga
Pemuda
sebagai tulang punggung bangsa dan merupakan generasi penerus perjuangan kearah
yang lebih baik, maka kualitasnya perlu terus disiapkan dan dikembangkan
melalui peningkatan aspek pendidikan, kesejahteraan dan tingkat kesehatan.
Untuk mewadahi aktivitas dan kreatifitas generasi muda yang lebih berkualitas
dan mandiri serta memiliki produktivitas,terdapat berbagai wahana yang
berkembang dikalangan pemuda Seperti Ikatan Pemuda Sawerigading ( INPAS ) yang
berkedudukan di Dusun Sabbangloang,dan organisasi lainnya bernaung dibawah
Karang Taruna.
Sebagai
wadah atau tempat pengembangan bakat dan kreatifitas pemuda di Desa Sassa
terdapat beberapa perkumpulan olah raga diantaranya Bola Volley 5 team,
Bulutangkis 2 Team dan Sepak Bola 1 Team. Sebagai tempat pengembangan olahraga,
terdapat 1 lapangan Sepak Bola, 5 lapangan Bola Volley dan 2 lapangan terbuka
Bulutangkis .
2.7. Agama
Penduduk
Desa Sassa mayoritas pemeluk agama Islam dan terdapat pula pemeluk agama
Kristen dan Agama Hindu. Ini bisa dilihat padasarana/ bangunan rumah Ibadah
yaitu 5 Mesjid, 2 Gereja dan 1 Pura. Khusus pada kegiatan agama Islam terdapat
6 kelompok pengajian anak dan beberapa kelompok pengajian ibu.
2.8. Keadaan Ekonomi
Kondisi
perekonomian masyarakat secara umum mengalami peningkatan apabila dibandingkan
dengan tahun – tahun sebelumnya, hal ini dapat dilihat dari berbagai aspek
diantaranya aspek pertanian, dan perkebunan yang terus mengalami peningkatan
hasil panen.
Peningkatan
Perekonomian masyarakat dapat pula dilihat dari pola hidup dan sarana penunjang
sehari – hari, dimana untuk menunjang aktivitas kehidupan sehari - hari di Desa Sassa terdapat peningkatan yang
cukup signifikan pemilik kendaraan baik kendaraan Roda Dua maupun Kendaraan
Roda Empat.Secara Umum luas lahan dan capaian hasil panen di desa Sassa
Kecamatan Baebunta dapat dilihat pada Tabel dibawah ini :
Luas Lahan Sawah Desa
Sassa Menurut Klasifikasi
Tahun 2012 - 2014
Tabel.2.8.1
|
2012
2013
2014*)
|
|
Irigasi Teknis
|
|
Irigasi ½ Teknis
|
|
Irigasi Sederhana
|
|
Tadah Hujan
|
|
Jumlah
|
PRODUKSI PADI DESA
SASSA
TAHUN 2012 - 2014
Tabel.2.8.2
|
|
|
Padi Sawah
|
|
Padi Ladang
|
PRODUKSI PALAWIJA
DESA SASSA
TAHUN 2012 - 2014
|
|
|
Jagung
|
|
Kedelai
|
|
Kacang Tanah
|
|
Ubi Kayu
|
|
Ubi Jalar
|
PRODUKSI SAYURAN DESA
SASSA
TAHUN 2012 - 2014
Tabel.2.8.4
|
|
|
Kacang Panjang
|
|
Bawang Merah
|
|
Cabai Besar
|
|
Kacang Merah
|
|
Terong
|
|
Sawi
|
|
Tomat
|
|
|
|
|
|
|
PRODUKSI BUAH – BUAHAN
DESA SASSA
TAHUN 2012 - 2014
Tabel.2.8.5.
|
|
|
Durian
|
|
Cempedak
|
|
Rambutan
|
|
Pisang
|
|
Mangga
|
|
Jambu Biji
|
|
Langsat
|
|
|
|
|
|
|
|
|
PRODUKSI
PERKEBUNAN DESA SASSA
TAHUN
2012 – 2014
Tabel
2.8.6
|
2012 2013 2014
|
|
Kelapa Sawit
|
|
Kelapa
|
|
Kopi
|
|
Cengkeh
|
|
Nilam
|
|
Merica
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
PRODUKSI
PETERNAKAN DESA SASSA
TAHUN
2012 – 2014
Tabel
2.8.7
|
2012
2013 2014
|
|
1.TELUR
|
|
-Ayam Ras
|
|
-Ayam K ampung
|
|
-Itik
|
|
2.Daging
|
|
-Sapi
|
|
-Kerbau
|
|
-Kambing
|
|
-Ayam Kampung
|
|
|
|
|
PRODUKSI
PERIKANAN DESA SASSA
TAHUN
2012 – 2014
Tabel
2.8.8
|
2012
2013 2014
|
|
Ikan Mas
|
|
Lele Dumbo
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|